7 Hal Penting yang Wajib Kamu Tahu Biar Sesi Wawancara Kerjamu Lolos!


Sudah dapat panggilan wawancara kerja tapi ending-nya selalu gagal alias ditolak? Padahal kamu udah merasa yakin kalau kamu sudah memberikan jawaban terbaik dari setiap pertanyaan yang dilontarkan oleh pewawancara. Tenang dulu, bukan berarti kamu bisa menjawab semua pertanyaan dari pewawancara bisa menjamin kamu bisa lolos wawancara kerja.

Masih ada banyak lagi hal lainnya yang pasti menjadi faktor kenapa kamu bisa gagal saat sesi wawancara kerja. Bisa jadi hal yang tak kamu sadari, menjadi penilaian penting bagi pewawancara. Agar kamu tidak ditolak untuk kesekian kalinya, yuk buat sesi wawancara kerjamu jadi lebih berkesan.

1. Kesan pertama itu penting, pakailah pakaian yang rapi dan sopan

wawancara kerja

Saat mendapatkan panggilan untuk sesi wawancara kerja, pastikan pakaian yang kamu kenakan rapi dan sopan. Nggak melulu berpakaian putih hitam, kamu bisa mengenakan alternatif pakaian yang lebih modis juga santai namun tetap rapi dan sopan. Berikan kesan yang baik untuk perusahaan, mulai dari penampilan atasan sampai bawahan.

2. Datang 10-15 menit lebih awal dari jam yang sudah dijanjikan

wawancara kerja

Karena datang tepat waktu saja gak cukup, lebih baik kamu datang kira-kira 10-15 menit lebih awal dari jam yang sudah dijanjikan pewawancara. Hal ini perlu kamu lakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tak terduga saat kamu sedang di jalan. Misalnya seperti macet, ban kempis, kereta delay dan hal-hal tak terduga lainnya yang bisa menghambat waktu perjalanan kamu ke tempat wawancara. Kalo sudah telat, tentunya peluang kamu untuk lolos sesi wawancara jadi semakin kecil.

3. Jangan datang hanya dengan tangan kosong, siapkan dokumen serta alat tulismu juga dong

wawancara kerja

Meskipun kamu sudah mengirimkan resume dan CV lewat e-mail atau kantor pos, kamu wajib bawa hardcopy resume dan CV kamu dan juga dokumen-dokumen pendukung lainnya seperti, sertifikat, ijazah, surat referensi, pas foto hingga portofolio kamu di perusahaan sebelumnya. Selain resume, CV dan dokumen pendukung lainnya, kamu juga wajib membawa alat-alat tulismu sendiri. Siapa tahu kamu langsung disuruh tanda tangan kontrak.

Baca Juga: Tips Menciptakan Lingkungan Kerja yang Nyaman dan Kondusif

4. Perhatikan dengan baik gekstur dan postur tubuhmu selama wawancara

wawancara kerja

Selama wawancara berlangsung, penting halnya kamu memperhatikan gekstur dan postur tubuhmu. Sebelum berjabat tangan, pastikan tanganmu kering dan beri jabatan tangan yang erat serta meyakinkan. Jangan lupa untuk tersenyum, itu tanda bahwa kamu tidak merasa gugup. Kemudian duduk dengan badan tegap saat dipersilahkan. Pasalnya, dengan menjaga gekstur serta postur tubuhmu, kamu jadi terkesan baik di mata pewawancara. Karena kesan pertama sangat menentukan ketertarikan pewawancara pada calom pelamarnya.

5. Jawab pertanyaan pewawancara dengan baik dan jujur, meskipun pertanyaan tersebut adalah jebakan

wawancara kerja

Saat dipertengahan wawancara, biasanya pewawancara memberikan sesi tanya jawab. Tak jarang pada sesi tersebut pewawancara mengajukan beragam pertanyaan aneh dan menjebak, seperti “Sebutkan tiga kelemahan kamu?” Ketika pertanyaan ini muncul, berusahalah untuk tetap santai dan jawab pertanyaan dengan jujur, tapi ingat jangan berlebihan. Jawaban “Tidak ada, karena saya terlalu perfectionis.” Tidak akan meloloskanmu pada sesi wawancara ini, justru pewawancara tidak akan percaya dengan jawaban kamu. Tipsnya adalah utarakan saja secara jujur apa yang menjadi kelemahanmu dan sampaikan bagaimana caramu untuk mengatasinya. Itu jawaban yang dicari.

6. Jangan pewawancara aja yang terus bertanya, kamu juga perlu siapkan beberapa pertanyaan

wawancara kerja

Di akhir sesi wawancara, biasanya kamu akan diberi kesempatan untuk mengajukan beberapa pertanyaan terkait perusahaan yang ingin kamu tempati. Misalnya seperti budaya kerja di kantor tersebut, tantangan yang sedang dihadapi oleh perusahaan dan aturan-aturan apa saja yang berlaku.

Baca Juga: Beberapa Kota Ini Cocok Untuk Kamu Jadikan Peluang Bekerja

7. Meskipun terdengar sederhana, ucapan ‘Terima Kasih’ bisa membuat kesan yang baik

wawancara kerja

Saat sesi wawancara kerja telah usai, jangan lupa untuk berjabat tangan kembali dan ucapkan terima kasih. Siapa tau peluang kamu bisa lolos wawancara kerja semakin besar.

You may also like

Banner

Banner

NEWLETTERS

Daftarkan email anda dan dapatkan informasi menarik dari pasarwarga.com.

Fanpage